Fantastis Batu Bacan Termahal Mencapai Milyaran

Fantastis Batu Bacan Termahal Mencapai Milyaran | Kemampuan batu bacan untuk mengalami perubahan warna dengan cara alami dan juga mencerap bahan melekatinya membikin pecinta batu mulia di luar negeri dari Cina, Arab, dan juga Eropa tercengang dan juga kagum terhadapnya. Selain tersebut, batu bacan jua memiliki tingkat kekerasan batu tujuh, lima skala Mohs seperti batu jamrud dan juga melebihi batu giok. Dengan keistimewaan dan juga keunggulan batu bacan begitulah banyak pecinta batu mulia dari luar negeri memburunya semenjak tahun 1994. Di Indonesia sendiri batu ini baru popular belakangan semenjak 2005 dimana kini harganya amat mahal beserta kurang logis bagi manusia awam.

Batu bacan yang telah didapatkan kali ini digolongkan dalam tiga jenis batu mulia termahal yaitu, bacan doko, palamea dan juga obi. Di antara ketiganya, doko ialah jenis batu bacan termahal dan juga ter di-cari kolektor. Kali ini batu bacan doko termahal dimiliki oleh Presiden keenam Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Berhembus kabar di kalangan pecinta batu mulia bahwa memang batu bacan doko milik SBY bernilai sekitar Rp tiga miliar.


Bagi warga Maluku batu bacan termahal bukanlah barang2 baru. Mereka telah mengenal dan juga menggunakannya selaku perhiasan semenjak masa empat kesultanan Ternate, Tidore, Jailolo dan juga Bacan. Lebih-lagi, batu bacan terbaik men-jadi penghias mahkota para sultan yang masih ada hingga kali ini seperti kepada mahkota Kesultanan Ternate. Sering pula batu ini men-jadi hadiah bagi tamu yang menyambangi pulau-pulau di Maluku.

Tahun 1960 ketika Presiden Soekarno berkunjung menuju Pulau Bacan dihadiahi warga di situ berupa batu bacan. Presiden SBY jua sempat menghadiahi Presiden Amerika Serikat, yaitu Barrack Obama berupa cincin batu bacan ketika berkunjung menuju Indonesia.

1. Batu bacan Doko

Doko ialah nama satu buah desa di Pulau Kasiruta, Maluku Utara. Nama desa Doko dicatut untuk menyebut jenis batu bacan yang didapatkan di daerah tersebut yaitu batu Bacan Doko. Batu bacan doko umumnya bening dan juga tersedia dalam variasi warna. Sebutan populernya di pasar batu mulia ialah hijau cincau. Batu ini bila disenter hendak memendarkan warna hijau cerah, yang adalah warna yang ter di-cari para kolektor batu bacan. Perubahan warna batu bacan doko relatif lebih cepat dibandingkan jenis palamea. Dalam rentang waktu sekitar tiga hingga empat bulan, warna batu bacan doko telah mulai lebih cerah dari sebelumnya. Makin cerah warna batu bacan doko makin tinggi pula harga jualnya. Batu bacan doko dikenal selaku jenis termahal ketimbang jenis-jenis batu bacan lainnya.

2. Batu bacan Palamea

Seperti Desa Doko, Desa Palamea jua dicatut untuk menyebut suatu jenis batu batu bacan yang disebut di daerah tersebut, yaitu batu Bacan Palamea. Desa Palamea jua berada di pulau Kasiruta, Maluku Utara. Bedanya dengan batu bacan doko, warna batu bacan palamea tersedia dalam variasi hijau kebiruan. Prosedur perubahan warnanya memerlukan waktu yang lebih lama ketimbang batu bacan Doko. Namun demikian, baik batu bacan Palamea dan juga batu bacan Doko adalah primadona bagi kolektor pemburu bacan.

3. Batu Bacan Obi

Desa Obi jua terletak di Pulau Kasiruta, Maluku Utara. Desa ini dikenal selaku penghasil jenis batu bacan Obi. Berlainan dengan batu bacan jenis doko dan juga palamea, batu bacan Obi tidak memiliki kemampuan berubah warna. Hal tersebut membikin batu bacan obi dihargai lebih murah di antara ketiga jenis batu bacan. Namun demikian tidak menyurutkan minat para kolektor baik lokal maupun mancanegara untuk berburu batu bacan obi.

Artikel Terkait

Prasta hanya seorang blogger biasa, dan blog ini dibuat untuk memberikan informasi apapun yang Penting, Unik serta Menarik. Mudah - mudahan bermanfaat !